Cara Mengurus Surat Nikah
Cara mengurus surat nikah – Pernikahan merupakan salah satu kewajiban seorang muslim,untuk menempurnakan ibadahnya dan hidup barpasang-pasangan agar bisa menjalin sebuah keluarga yang sakinah mawaddah dan warrohmah.tapi apakah anda tau,bagaiman cara mengurus surat nikah di kua?Nah kali ini,saya mau berbagi info mengenai cara daftar nikah di kua.sebelum daftar dan mengurus surah nikah,bagi calon mempelai,di sarankan agar pernikahan yang akan dilaksanakan nanti bener-bener siap.maksud dari siap yaitu sudah ada persetujuan dari orang tua,ada uang buat nikah,dan memang bener-bener siap untuk menjalani hubungan yang serius.Kalo semua nya sudah siap dan sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua, maka segeralah mendaftar ke kua.dan saudara-saudara tidak usah takut tidak tahu bagaimana cara mengurus surat nikah di kua.
Berikut ini cara mengurus surat di KUA.beserta langkah-langkahnya.
1.sediakan KTP dan KK beserta fotocopy nya.
2.jangan lupa akte kelahiran dan juga ijazah terakhir(ijazah,biasanya di lampirkan,biasanya tidak)
3.setelah semuanya lengkap,langkah yang paling utama adalah segera pergi ke ketua RT, RW untuk minta surat pengantar dari RT dan RW.biasanya di kenakan tarif se ikhlasnya.atau 5000 saja.
4.setelah dari pak RT,dan surat pengantar dari RT sudah jadi,langkah selanjutnya langsung pergi ke Kelurahan..dengan membawa pas foto 4X6 calon pengantin laki-laki dan perempuan.Biasanya di kelurahan langsung dikasih saran atau di tanyain,mau nikah dimana,1pulau atau antar pulau.perbedaannya cuma pas foto saja.kalo antar pulau agak banyak sedikit.sediakan saja foto 10lembar yang sendiri,ama foto berdua atau sama-sama.
5.setelah proses di kelurahan sudah selesai,maka langkah selanjutnya pergi ke KUA bersama dengan wali perempuannya. Di kelurahan ini ,kita di suruh mengiisi formulir atau blangko tentang nama ,nama calon suami atau istri,nama orang tua masing-masing calon,mas kawin apa saja yang di pakai buat nikah,ama tanda tangan gitu aja.dan dikenakan tarif gak sampai 100rb.
Setelah kita mengisi dengan lengkap,maka langkah selanjutnya menyerahkan ke petugas KUA yang nantinya akan di setujui dan di tanda tangani.
Dalam proses ini,tulisan kita akan di cek kembali nama,tanggal lahir,tanggal nikah wali,mas kawin, serta di ajarin tata cara ijab qobul.disamping itu,kita juga akan di beri siraman rohani,berupa gambaran-gambaran setelah pernikahan, cara mengatasi pertengkaran, serta saran saran yang baik untuk menjaga pernikahan tetap langgeng sampai tua.
Nah,kayak gitu deh proses cara daftar nikah di kua.gak ribet kan cara daftar nikahnya?so,buruan nikah bagi yang mampu.halalkan hubungan anda dengan pasangan anda.jangan sampai berlama-lama berpacaran apalagi melakukan hal-hal yang negative yang melanggar norma agama.jadi,mendingan segera menikah, dan pacaran secara halal tanpa menanggung dosa.jika ada niat,insya allah tuhan akan memberikan jalan kemudahan untuk umatnya.karena menikah merupakan hal yang suci yang disukai allah,dan allah membenci kepada orang yang tidak mau menikah.demikian tips dan langkah tata cara Cara mengurus surat nikah.



March 8th, 2011 at 8:30 pm
assalamualaikum,
saya mau tanya apa saya boleh menikah tapi tidak di ketahui oleh kedua belah pihak orang tua kami(karena ada alasan tertentu),jadi kami tidak memungkinkan mendapatkan surat pengantar dr rt rw dan dr kelurahan karena rt rw dan klurahan tsb dekat dengan kluarga kami,apakah kami bisa melakukan pernikahan ??? & apakah KUA akan menerima kami ???
March 9th, 2011 at 11:59 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
syarat nikah harus ada wali dari mempelai perempuan..
jika bapak nya gak ada atau sudah meninggal,bisa diwakilkan oleh kakaknya,dan jika tidak punya kakak,bisa di wakilkan ke yang lain untuk wali…akan tetapi,semua syaratnya harus melalui proses -proses dan rujukan dari RT ,Tw setempat dan Kelurahan. Dan syaratnya harus menyerahkan Kartu keluarga. .
setelah dari Kelurahan,langsung di bawa ke KUA untuk persyaratan selanjutnya.Di kAU ,anda disuruh bawa mempelai laki-laki dan sekalian wali dari mempelai perempuan..untuk tanda tangan dan mewakili pernikahan anda. saya sarankan..: menikahlah atas restu dari orang tua.Karena jika anda tidak mendapatkan restu dari orang tua,rejeki,kehidupan yang tenang, insya allah tidak akan anda dapatkan tanpa restu orang tua.
omongin baik-baik dengan orang tua kamu,jika sudah mampu untuk menikah..segera menikah dan jangan di tunda-tunda.
March 9th, 2011 at 12:01 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
syarat nikah harus ada wali dari mempelai perempuan..
jika bapak nya gak ada atau sudah meninggal,bisa diwakilkan oleh kakaknya,dan jika tidak punya kakak,bisa di wakilkan ke yang lain untuk wali…akan tetapi,semua syaratnya harus melalui proses -proses dan rujukan dari RT ,Tw setempat dan Kelurahan. Dan syaratnya harus menyerahkan Kartu keluarga. .
setelah dari Kelurahan,langsung di bawa ke KUA untuk persyaratan selanjutnya.Di kAU ,anda disuruh bawa mempelai laki-laki dan sekalian wali dari mempelai perempuan..untuk tanda tangan dan mewakili pernikahan anda. saya sarankan..: menikahlah atas restu dari orang tua.Karena jika anda tidak mendapatkan restu dari orang tua,rejeki,kehidupan yang tenang, insya allah tidak akan anda dapatkan tanpa restu orang tua.
omongin baik-baik dengan orang tua kamu,jika sudah mampu untuk menikah..segera menikah dan jangan di tunda-tunda.
March 9th, 2011 at 12:02 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
1. syarat nikah harus ada wali dari mempelai perempuan..
jika bapak nya gak ada atau sudah meninggal,bisa diwakilkan oleh kakaknya,dan jika tidak punya kakak,bisa di wakilkan ke yang lain untuk wali…akan tetapi,semua syaratnya harus melalui proses -proses dan rujukan dari RT ,Tw setempat dan Kelurahan. Dan syaratnya harus menyerahkan Kartu keluarga. .
setelah dari Kelurahan,langsung di bawa ke KUA untuk persyaratan selanjutnya.Di kAU ,anda disuruh bawa mempelai laki-laki dan sekalian wali dari mempelai perempuan..untuk tanda tangan dan mewakili pernikahan anda. saya sarankan..: menikahlah atas restu dari orang tua.Karena jika anda tidak mendapatkan restu dari orang tua,rejeki,kehidupan yang tenang, insya allah tidak akan anda dapatkan tanpa restu orang tua.
omongin baik-baik dengan orang tua kamu,jika sudah mampu untuk menikah..segera menikah dan jangan di tunda-tunda.
June 4th, 2011 at 4:21 pm
assalamualaikum
artikel yg sangat bagus, saya mau tanya kebetulan insya allah bulan 7 besok mau nikah.
untuk pas foto apa cuman 4×6 saja atau ada yg lain ukurannya?
berhubung saya kerja di jakarta dan nikah di kampung(di daerah jawa) dan cuman punya sedikit waktu buat ngurus”nya (bosnya pelit ngasih libur)
dan pihak calon lelaki dan perempuan beda kelurahan, apa beda juga persyaratannya?
terima kasih atas jawabannya, semoga sukses selalu….
June 13th, 2011 at 12:20 am
Ass .
Saya sama cwo saya sudah nikah tanggal 15 mei 2011 tapi waktu itu cwo saya ktpnya belum jadi (sedang di urus) jadi kami sampe sekarang belum mendapatkan surat nikah . Saya mau nanya, bagaimana cara mengambil surat nikah di kau trus apa saja persyaratannya .?
Makasih
August 1st, 2011 at 9:43 am
Assalammualaikum wr wb
saya berencana menikah di bln october thn ini..saya dan calon istri saya berbeda domisili,,saya tinggal di bali dan calon saya berdomisili di depok..nah
Saya mau tanya klo mengurus proses surat nikah tanpa ijazah pendidikan apa msh bisa menikah ? Pernikahan saya diadakan di domisili calon istri saya,,
August 2nd, 2011 at 12:02 am
Ijazah hukumnya wajib..Ijazah apapun bisa.Domisili tidak jadi masalah.calon mempelai Pria harus datang ke RT setempat untuk minta Blangko bahwasanya mau menikah antar Pulau. Persyaratan Nikah atar pulau ini juga berbeda dengan nikah 1 pulau.
anda bisa tanya ke kelurahan untuk melengkapi apa aja syarat untuk nikah antar pulau,jika sudah lengkap semua, Berkas langsung di kirimkan dan di daftarkan ke KUA mempelai Wanita, atau KUA depok dan selanjutnya menguruh surat nikah lanjutan di Depok.
August 16th, 2011 at 4:48 am
postingan yang bagus. terima kasih atas infonya. semoga informasi ini bermanfaat bagi saya dan juga pengunjung lain blog ini. soalnya saya bentar lagi mo nikah.
August 16th, 2011 at 5:57 am
terima kasih mas
September 15th, 2011 at 11:51 am
maaf saya mau tanya kan kalo mau nikah di kau nanti ditanya tentang surat nikah wali
tapi kalo orang tua saya sudah cerai bagai mana dong.????????
September 15th, 2011 at 2:48 pm
itu tidak jadi masalah….
October 20th, 2011 at 3:52 pm
ass, sya mw tnya nih
1. syaratnya pke akte kelahiran gk? krna akte dr calon suami q hilang.
2. kalo sy nikah , tp ibu sya tdk merestui akan tetapi smua keluarga sdh mrestui dan paman sy mw jd wali,apa pernikahan msh bsa dilakukan?
3. ibu sy tdk mrestui pernikahan sy ,apa nanti kalo sy uda nikah resmi scara hukum, apa ibu sy bsa mengkasuskan pernikahan sy ke jalur hukum?
October 21st, 2011 at 4:05 pm
Waalaikum salam..salam kenal buat mbak diah
1. Akte wajib buat syarat nikah..jadi segera bikin akte kelahiran
2. Orang tua apalagi ibu adalah orang yang menciptakan mbak diah di bumi ini..merawat selama 9 bulan di perut kesakitan, duduk tidak enak,tidur tidak enak, jongkok tidak enak, apakah mbak diah tidak ingat itu semua setelah dewasa??
Jika ibu tidak setuju, maka bicarakanlah pelan2.. 4 mata.. apa alasan ibu sehingga tidak setuju…
jika tidak ada jalan keluar..shalatlah istikharah..minta petunjuk dan minta pilihan dari ALLAH SWT.. karena tidak ada yang paling sempurna kecuali pilihan ALLAH SWT.
3. Jangan melakukan pernikahan jika tidak di restui oleh orang tua. Karena Semua Jalan,semua rezeki, semua Amal, semua perbuatan yang anda lakukan jika tidak dapet restu oleh Ibu,,maka sia-sialah yang mbak diah dapat.
maka: bicarakanlah, share pelan-pelan sama ibu..cari jalan keluar yang terbaik buat hubungan itu..
ingat mbak diyah..surga ada di telapak kaki ibu anda…suatu saat,mbak diah juga punya anak,,hukum karma akan tetap berlaku ..jadi selesaikanlah secara agama, tanpa emosi, membentak, dan hadapi semua keputusan..
saya doakan agar masalah ini segera teratasi. Amin..
November 18th, 2011 at 11:44 am
manusia di ciptakan fleksibel,dan yg jlas sayang nya orang tua ga ada ujung nya,mereka mau mengalah demi sayang nya kpd anak nya meskipun harus terluka itu hal yang perlu di ingat.
pengalaman saya dulu orang tua saya juga seperti itu karena pacar saya itu janda beranak 1 itu juga nikah nya dia dulu karena kecelakaan,semuanya itu saya ceritakan kpd ortu,krn saya niat ibadah dan ga mau bohong,alhamdulilah akhir nya semua berubah melebihi apa ug saya harap kan,pada dasarnya kalo emang orang ato calon anda baik pasti akan di senangi orang.